Minggu, 13 Februari 2011

Dipaksa Minum, Duwi Diperkosa Empat Pemuda

November 12, 2008


PANGKALPINANG, SENIN- Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Senin (25/8) siang tadi mulai mengadili Luki (22), Heri (17), Mardianto (21), dan Tomi (21), karena diduga melakukan tindakan asusila memperkosa Duwi (16, bukan nama sebenarnya) yang masih di bawah umur.

Dalam dakwaannya jaksa Sri Putri Dewi mengatakan, perbuatan pelaku melanggar Pasal 285 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) KUHP tentang tidak pidana asusila di bawah umur.

Persidangan perkara asusila itu digelar secara terpisah, karena salah seorang dari empat terdakwa, yaitu Heri, masih di bawah umur, sehingga persidangannya tertutup untuk umum sesuai aturan yang berlaku.

Menurut jaksa, peristiwa naas yang menimpa Duwi yang hanya tamatan SD itu terjadi pada suatu malam Jumat di bulan April di rumah terdakwa Luki di Jalan Sriwijaya, Pangkalpinang. Malam itu, korban pergi belanja makanan ringan di warung yang bersebelahan dengan rumah Luki.

Ketika Duwi hendak pulang, Luki yang saat itu bersama tiga kawannya memanggilnya. Tanpa rasa curiga, dan bahkan lugu, Duwi menghampiri empat pemuda yang saat itu ternyata sedang meminum minuman keras.

Setelah korban mendekat, Luki langsung mengancam dengan senjata tajam agar Duwi mau ikut minum. Di bawah ancaman senjata tajam, Duwi tak bisa mengelak. Ia pun minum sampai akhirnya ikut mabuk.

Melihat calon korbannya sudah tidak sadarkan diri, Luki bersama tiga rekannya membawa korban ke dalam rumah Luki dan mengilir korban secara bergantian.

Selama persidangan, Luki, Mardianto, dan Tomi hanya tertunduk malu dan lesu. Di ruang sidang yang lain Heri juga menunduk sambil meneteskan air mata. Penyesalan memang selalu datang belakangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar